18P

Suara

Keajaiban Ramadan, Pekerja Asing di Saudi Berbondong Bondong Masuk Islam

Bulan suci Ramadhan telah menjadi saat yang populer bagi banyak non-Muslim, terutama para pekerja migran Filipina, untuk masuk agama Islam.

Setiap hari di, Islamic Centre di seluruh penjuru Arab Saudi membuka pintunya bagi para pekerja migran non-Muslim yang memutuskan untuk bergabung dengan agama tercepat pertumbuhannya di dunia ini. Selama bulan Ramadhan, organisasi-organisasi Muslim mengadakan kamp-kamp yang diikuti para pekerja migran yang ingin berbuka puasa.

Salah satu Islamic Centre, Cooperative Office for Call and Guidance at Al-Bat’ha (COCG Al-Bat’ha) di Riyadh, menyaksikan sekitar 200 calon mualaf dari berbagai negara datang ke tempatnya setiap bulan.

“Terima kasih pada Allah, jumlah mereka yang masuk Islam setiap bulan antara 180-200 orang, dari berbagai negara,” ujar direktur COCG, Sheikh Nouh al-Qarain.

“Sebagian besar dari mereka ingin masuk Islam karena konsep ketauhidan. Mereka ingin menyembah satu Tuhan dan hanya satu,” ujarnya.

Proses menjadi seorang Muslim melibatkan pencarian ilmu pengetahuan tentang agama Islam dan mengikuti upacara yang dipimpin oleh seorang imam, di mana mualaf diminta untuk mengucapkan dua kalimat shahadat.

Reaksi dari para mualaf setelah itu beragam. Seorang mualaf dari Filipina bernama Adcel Maglintian, mengatakan bahwa Islam memberinya sebuah kehidupan baru.

“Saya merasa seperti bayi yang baru lahir, kehidupan baru, kehidupan baru, jadi sekarang saya akan memulai kehidupan baru saya sebagai seorang Muslim. Saya sangat, sangat, sangat senang,” ujarnya.

Mualaf lain dari Filipina yang bernama “Bebido” mengatakan ia memilih menjalankan sholat lima waktu dalam sehari daripada kehidupannya dulu sebagai seorang Kristen.

“Ketika saya masih beragama Kristen, saya hanya datang ke gereja tiga hingga lima kali dalam setahun, namun dalam Islam saya tahu bahwa sholat dilakukan lima kali dalam sehari, saya melaksanakannya untuk berterima kasih pada Tuhan. Itulah mengapa saya masuk Islam, itulah mengapa saya perlu merasakan inti Islam dan menjadi seorang Muslim untuk berterima kasih pada Allah,” ujarnya.

Beberapa mengatakan bahwa Ramadhan menginspirasi mereka.

“Saya merasa senang karena kami akan makan malam bersama saat buka puasa tiba. Itulah mengapa jika saya berbuka sendirian, saya tidak merasa gembira karena saya ingin berkumpul dengan saudara-saudara baru saya dalam Islam,’ ujar seorang mualaf Filipina, Omar.

Arab Saudi menerima pekerja migran Filipina dalamjumlah terbesar di seluruh kawasan Timur Tengah. Setidaknya 200.000 pekerja Filipina masuk ke Arab Saudi hanya pada tahun 2007.

Total jumlah mereka diperkirakan sekitar 800.000 orang.

Setelah masuk Islam, para pekerja migran itu didorong oleh Islamic Centre dan imam untuk terus belajar tentang Islam untuk memperkuat keyakinan mereka.

“Apa yang akan kami lakukan sekarang adalah memberikan mereka pengetahuan dasar tentang Islam, Tauhid, Hadist, Al Qur’an, Fikih, dan yang lainnya, sangat dasar untuk mereka,” ujar seorang penceramah Filipina Sheikh Abdul Qadir Al Alabani.

Al Qarain, kepala Islamic Centre, berimigrasi dari Filipina ke Arab Saudi lebih dari 20 tahun yang lalu, dan merupakan salah satu penceramah non-Arab di negara tersebut.

Seorang anggota Universitas Rumah Sakit Abdul Aziz, ia menghabiskan waktu luangnya untuk berceramah di kalangan komunitas Filipina di Riyadh. Ia juga membawa sekelompok calon mualaf bersamanya setiap sholat Jumat.

Ia mengatakan hal yang paling sulit dan memakan waktu paling banyak adalah mengajarkan pada para mualaf baru detail tentang Islam setelah mereka resmi masuk Islam.

Diawasi oleh Kementerian Arab Saudi, COCG adalah Islamic Centre tertua dan salah satu yang paling aktif dalam hal ini. Beroperasi melalui sejumlah kamp yang berlokasi di wilayah-wilayah dengan populasi tinggi pekerja Asia, dan memiliki para penceramah yang mendedikasikan diri untuk membantu para non-Muslim masuk Islam.

Terdapat sekitar 18 Islamic Centre seperti COCG di Riyadh, dan lebih dari 215 diseluruh Arab Saudi.

Selain menyediakan makanan berbuka untuk 5000 orang setiap harinya di bulan Ramadhan, Islamic Centre juga memberikan ceramah gratis dan setiap dua tahun sekali mengajak kaum Muslim menunaikan umroh. (rin/wb/smedia)

660 China Pekerja Kereta Api Al-Haramain Masuk Islam

Enam ratus enam puluh warga negara Cina yang bekerja untuk proyek pembangunan kereta api Haramain telah memeluk Islam
MAKKAH – Enam ratus enam puluh warga negara Cina yang bekerja untuk proyek pembangunan kereta api Haramain telah memeluk Islam dalam sebuah upacara di yang diadakan Makkah.

Abdul Aziz Al-Khudhairi, wakil Emir Makkah, yang menyaksikan deklarasi syahadat yang menggambarkan peristiwa itu sebagai “respon langsung terhadap kritik dari pemerintah untuk kontraktor perusahaan asal Cina.”

Kami menerima ratusan surat menentang penandatanganan kontrak dengan perusahaan Cina dan menuntut bahwa umat Islam akan dikontrak,” kata Al-Khudhairi. “Enam ratus enam puluh dari mereka sekarang telah memeluk Islam.

Sekarang orang-orang yang meminta mereka untuk diberhentikan merasa senang karena meraka memeluk Islam. Angka-angka itu juga akan naik, karena hal ini hanyalah permulaan, dan mewakili sekitar sepuluh persen dari 5.000 pekerja untuk pembangunan kereta api Haramain.

Al-Khudhairi berkomentar bahwa “tingkah laku kita mencerminkan ajaran-ajaran agama kita dan kata-kata kita harus sesuai dengan perbuatan kita yang mempunyai efek pada orang-orang”. “Kita juga harus menghormati hak asasi manusia,” tambahnya.

Sementara itu, sebanyak 2.722 orang telah memeluk Islam di Dinas Koperasi telekomunikasi, atas bimbingan dan kesadaran Masyarakat di profinsi Al-Taif.

Kantor Direktur Jenderal Sheikh Mohammed bin Ibrahim Al-Sawat menunjukkan bahwa kantornya juga telah mendistribusikan 1.247.694 salinan Alquran, buku-buku agama dan pamflet serta 225, 901 kaset keagamaan. (sabili)

About these ads

25/09/2009 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: